3 Alat Pinger Finder Diturunkan untuk Lacak Black Box Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

oleh -21 views

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menggunakan alat pinger finder untuk melacak keberadaan black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan  mengatakan pencarian black box dilakukan menggunakan pinger finder dengan menumpang KRI Rigel.

“KNKT menurunkan tiga alat pinger finder dan sudah berada di KRI Rigel dan akan segera dilakukan pencarian oleh para penyelam menggunakan portable pinger finder,” tutur Soerjanto di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Presiden Sampaikan Belasungkawa Atas Musibah Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ 182 pada HUT Ke-48 PDIP

Melalui alat ini, tim pencarian telah menemukan sinyal dari black box pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Soerjanto berharap black box pesawat ini bisa segera ditemukan dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan tidak terlalu lama kita bisa dapatkan kedua black box tersebut. Kami progress konsentrasi mencari black box dan serpihan seperti yang di sini sudah kita temukan,” kata Soerjanto.

Tim pencarian juga telah menandai wilayah tempat sinyal black box ditemukan.

“Kita juga marking parts-parts ini ditemukan di mana untuk evaluasi bagaimana penyebaran serpihan-serpihan tersebut,” ucap Soerjanto.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan lokasi black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ-182 telah terpantau.

Hadi mengatakan tim pencarian telah mendapatkan sinyal dari black box pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Tim pencarian saat ini telah menandai lokasi tempat black box mengeluarkan sinyal.

“Dua sinyal yang dikeluarkan oleh black box tersebut terus bisa dipantau dan sekarang sudah bisa di-marking,” kata Hadi di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021).

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (09/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB. 

Pesawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut 12 awak dan 50 penumpang yang terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi. 

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *