300 Orang Pesta dan Mabuk di Tepi Pantai Australia, Kini Terancam Dideportasi Pemerintah

oleh -37 views

TRIBUNNEWS.COM – Belakangan di Australia viral postingan pesta besar di tepi pantai untuk merayakan Natal di tengah pandemi corona.

Pesta yang dihadiri ratusan pendatang itu melanggar aturan Covid-19 hingga para pesertanya terancam dideportasi pemerintah.

Foto-foto menunjukkan setidaknya 300 orang berpesta sembari minum-minuman tanpa menggunakan masker atau menjaga jarak di Pantai Bronte, Sydney.

Dilansir The Sun, gambar yang viral ini menunjukkan, para peserta pesta telah melanggar aturan untuk berkerumun.

Rekaman video juga memperlihatkan orang-orang berpesta mengenakan topi santa.

Mereka terlihat bernyanyi dan menari sambil membawa gelas.

Beberapa orang terlihat berjalan menembus kerumunan atau membuka lemari es yang berisi minum-minuman.

Baca juga: Indonesia Larang Masuk WNA Selama 2 Minggu Cegah Penyebaran Virus Covid-19 Baru

Baca juga: Satgas Covid-19 Perketat Pengawasan Kedatangan Warga dari Inggris, Eropa, dan Australia

pesta di pantai Australia
300 Orang Pesta dan Mabuk di Tepi Pantai Australia, Kini Terancam Dideportasi Pemerintah (Reuters via The Sun)

Muda-mudi saling berpelukan bahkan ada yang duduk di bahu temannya sambil menari.

Akibatnya, polisi anti huru-hara dipanggil ke lokasi pesta untuk membubarkannya.

Otoritas Australia mengeluarkan peringatan keras, pesta itu bisa menjadi peristiwa “penyebar super”.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *