Anies Baswedan Tunda Pembelajaran Tatap Muka Sekolah di DKI Jakarta, P2G Beri Apresiasi

oleh -32 views

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengapresiasi keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menunda pembelajaran tatap muka (PTM) hingga satu semester di DKI Jakarta

Sebab, P2G sendiri memang konsisten menyuarakan agar daerah yang masih termasuk zona merah dan oranye seperti DKI Jakarta harus menunda PTM. 

“Kami memang beberapa minggu terakhir berkomunikasi dengan Kepala Dinas Pendidikan DKI. Beliau sangat responsif terhadap masukan-masukan dari kami organisasi guru agar mengutamakan kesehatan dan keselamatan guru, siswa, tenaga kependidikan dan keluarga mereka,” ujar Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim, ketika dihubungi Tribunnews.com, Sabtu (2/1/2021).

Baca juga: Anies: Kita Masih Harus Hadapi Tantangan yang Sama di Tahun 2021

Mengingat angka Covid-19 di DKI Jakarta yang makin naik statistiknya, Satriwan menilai pilihan menunda PTM adalah opsi yang sangat memihak pada siswa, guru, dan keluarga pada saat ini.

Di sisi lain, P2G juga mengapresiasi Gubernur Jateng, Banten, dan Bengkulu yang sudah lebih awal memutuskan menunda PTM Januari. 

Keputusan beberapa kepala daerah ini, kata dia, hendaknya dicontoh oleh daerah lain dengan kondisi Covid-19 yang sama.

Baca juga: Anies Baswedan Raih Penghargaan Gubernur Inspirasi Indonesia, Ini Kata Bamus Betawi

Sebaliknya, Satriwan menyayangkan keputusan Dinas Pendidikan Prov Sumatera Barat dan Provinsi Jawa Barat yang memutuskan siap melakukan PTM pada Januari 2021. 

“Mestinya daerah melakukan kroscek betul-betul ke tiap sekolah tanpa kecuali. Jadi jangan asal siap-siap saja atau sekadar menerima laporan online,” kata dia. 

Lebih lanjut, Satriwan berharap Disdik DKI terus dan makin meningkatkan pendampingan kepada guru dan orang tua selama PJJ daring. 

“DKI relatif lebih baik untuk pelaksanaan PJJ daring. Untuk itu keterampilan guru mesti ditingkatkan dan harus jadi perhatian khusus,” jelas Satriwan. 

“Kondisi seperti di Kep. Seribu yang masih sulit dalam akses internet, ini laporan kepada P2G selama ini, hendaknya menjadi fokus. Perluasan akses internet di Kep. Seribu mesti ditingkatkan, tentu kerjasama Disdik dengan Kominfo misalnya,” tandasnya. 

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *