AS Minta China ‘Buka-bukaan’ Soal Data Investigasi WHO Terkait Covid-19

oleh -18 views

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTONAmerika Serikat (AS) mendesak China merilis semua datanya yang relevan terkait asal usul virus corona (Covid-19).

Pemerintahan Presiden Joe Biden mengatakan pihaknya sangat prihatin saat mengetahui temuan awal yang dilaporkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dikutip dari laman Russia Today, Minggu (14/2/2021), AS di bawah pemerintahan Biden, diketahui telah kembali bergabung dengan WHO.

“Kami memiliki keprihatinan mendalam terkait komunikasi antara WHO dan China mengenai temuan awal penyelidikan Covid-19 serta pertanyaan tentang proses yang dilewati untuk menjangkau (data di negara itu),” kata Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan dalam pernyataan yang disampaikan pada Sabtu kemarin.

Sullivan menyerukan agar dilakukannya ‘laporan independen’ yang bebas dari intervensi pemerintah China.

Kasus Covid-19 kali pertama dilaporkan berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

[embedded content]

Lokasi ini secara luas diyakini sebagai titik nol penyebaran virus tersebut pada Desember 2019.

WHO kemudian memulai penyelidikan di kota itu pada awal 2021 dan memuji China terkait tanggapannya terhadap pandemi ini.

Namun ternyata, laporan menunjukkan bahwa pemerintah China tidak kooperatif dalam merilis data lengkap.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *