Cerita Pria saat Karantina di Inggris, Tak Sanggup Bayar Biaya Rp 33 Juta hingga Mogok Makan

oleh -16 views

TRIBUNNEWS.COM – Pria bernama Anthony Pium belakangan viral di Inggris karena berusaha melarikan diri dari hotel tempatnya dikarantina.

Bahkan demi dibebaskan, Pium nekat mogok makan makanan Hotel Radisson Blu Edwardian, dekat London Heathrow, lokasinya isolasi itu.

Menurut aturan karantina baru yang diberlakukan pada Senin lalu, orang yang masuk Inggris dari negara berisiko tinggi atau masuk ‘daftar merah’ wajib karantina mandiri.

Isolasi itu dilakukan di hotel selama 10 hari dengan biaya 1.750 poundsterling atau sekira Rp 33 juta, dikutip dari Metro UK

Pendatang harus mengisi formulir berisi detail lokasi sebelum dan sesudah kedatangan untuk melacak keberadaan mereka.

Bagi yang melanggar aturan ini akan didenda 10.000 poundsterling (Rp 195,5 juta) atau 10 tahun penjara atau bisa keduanya.

Baca juga: Penjelasan Satgas Covid-19 soal Waktu Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Hanya 5 Hari

Baca juga: Tujuh WNI yang Ditangkap Polisi Malaysia Bakal Dikarantina 10 Hari, Pihak Keluarga Tak Terima

Tune Hotel di London
ILUSTRASI HOTEL DI INGGRIS – Tune Hotel di London (hotelchatter)

Staf hotel mengatur kapan tamu boleh keluar untuk olahraga, mencari udara segar, atau merokok untuk didampingi keamanan.

Tetapi para staf di Hotel Radisson Blu menjelaskan kepada Pium bahwa tidak ada yang diizinkan keluar dari pintu depan.

Pium mengatakan mengisi formulir agar diizinkan pulang ke Inggris setelah bekerja di Sao Paulo, Brasil.

Dia mengaku mengisi dokumen itu ‘di bawah tekanan’ dan menyertakan rincian rekening banknya yang hanya berisi 17 poundsterling (sekira Rp 335.000) sehingga tidak mampu membayar biaya karantina.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *