China Eksekusi Mati Bangkir Top karena Terima Suap Rp 3,6 Triliun dan Kumpul Kebo dengan Selingkuhan

oleh -45 views

TRIBUNNEWS.COMChina pada Jumat (29/1/2021) mengeksekusi mati seorang mantan bankir top karena kasus suap dan bigami.

Dilansir AFP melalui MSN, mantan bankir tersebut dituduh menerima suap senilai USD 260 juta atau sekitar Rp 3,6 triliun dengan kurs saat ini. 

Selain itu, menurut laporan saluran TV China CCTV, dia juga bersalah karena melakukan bigami.

Bigami adalah melakukan hubungan layaknya suami istri dengan seseorang yang masih berumah tangga sah dengan orang lain.

Sementara menurut KBBI, bigami diartikan seseorang memiliki dua istri atau dua suami.

Lai Xiaomin, mantan ketua Huarong, salah satu perusahaan manajemen aset terbesar di China dihukum mati oleh pengadilan di Tianjin, lapor CCTV.

Xiaomin dinyatakan bersalah karena tindakannya berdampak kepada banyak orang.

Baca juga: China Tegas Peringatkan Taiwan Kemerdekaan Berarti Perang

Baca juga: China Tidak Akan Akui Paspor yang Diterbitkan Inggris Per 31 Januari 2021

ilustrasi hukuman mati
ilustrasi hukuman mati (http://gbcghana.com)

“Jumlah suap yang diterima oleh Lai Xiaomin sangat besar, keadaan kejahatannya sangat serius dan dampak sosialnya sangat parah,” kata CCTV mengutip pernyataan Mahkamah Agung China.

Berdasarkan pertimbangan inilah Mahkamah Agung menyetujui eksekusi mati Xiaomin.

Laporan itu tidak merinci bagaimana mantan bankir itu akan dieksekusi.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.