Dilarang Berkerumun, Warga Naik Genteng Rumah untuk Menyaksikan Pemakaman Syekh Ali Jaber

oleh -84 views

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG – Lantunan kalimat La Ilaha Illallah menggema mengiringi kepergian Syekh Ali Jaber ke peristirahatan terakhir.

Lantunan tahlil itu terus terdengar sampai jasad salah satu ulama besar Indonesia tersebut ditutupi tanah kubur.

Beberapa keluarga Syekh Ali Jaber turun ke liang lahat untuk membaringkan jasad sang ulama.

Setelah selesai dan ditutup papan kayu, keluarga langsung naik kembali.

Selain kalimat tahlil, isak tangis juga mengiringi kepergian Syekh Ali Jaber.

Beberapa ustaz yang hadir tak bisa membendung kesedihannya kala jenazah sang pendakwah dikubur tanah.

Baca juga: Kesedihan Menyelimuti Pemakaman Syekh Ali Jaber di Ponpes Daarul Quran, Lantunan Tahlil Berkumandang

Banyak pelayat yang ingin melihat langsung prosesi pemakaman Syek Ali Jaber.

Namun karena pelayat diimbau tidak berkerumum untuk menghidari Covid-19.

Bahkan berdasarkan pantauan TribunJakarta.com di YouTube Cumicumi, beberapa pelayat sampai naik ke genteng rumah warga.

Syekh Ali Jaber wafat pada usia 44 tahun. Pendakwah yang dikenal murah senyum ini wafat meninggalkan istri yang tengah mengandung.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.