Gerakan Jateng di Rumah Saja Timbulkan Pro Kontra, Ganjar Pranowo Sebut untuk Timbulkan Empati

oleh -25 views

TRIBUN-VIDEO.COM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diketahui mengeluarkan imbauan pada warga di wilayahnya untuk berada di rumah saja pada akhir pekan ini.

Kebijakan ini pun sontak menimbulkan pro kontra di kalangan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ganjar menyatakan bahwa hal itu bukanlah pelarangan namun untuk menumbuhkan empati.

Diketahui Gerakan Jateng di Rumah Saja dilaksanakan pada tanggal 6-7 Februari 2021 mendatang.

Dikutip dari Kompas.com, Jumat (5/2) Ganjar menjelaskan bahwa program ini bukan soal pelarangan.

Tetapi gerakan untuk memunculkan rasa empati kepada sejumlah pihak yang berada di depan garda terdepan pandemi.

Seperti tenaga kesehatan, hingga penggali makam.

“Yang dibutuhkan bukan diksi pelarangan, yang dibutuhkan sebenarnya ayo di rumah saja. Kita berikan empati kepada para tenaga kesehatan, penggali kubur, pak dokter yang berjuang keras,” katanya.

Terkait dengan pelaksanaannya, Ganjar meminta masyarakat untuk berpartisipasi.

Seperti menerapkan protokol kesehatan yang ketat ketika ada pasar yang masih buka.

“Kalau Anda buka, Anda atur protokolnya.Sebenarnya ini sekaligus membentuk, ayo diatur pasarnya. Kalau tidak, nanti tidak akan ada perbaikan yang berjalan,” ujar Ganjar.

Sebelumnya, kebijakan ini mendapat tanggapan yang berbeda dari sejumlah kepala daerah di Jawa Tengah.

Misalnya adalah Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.

Pria yang akrab disapa Rudi itu menilai bahwa gerakan ini tak akan efektif bila hanya dijalankan selama dua hari.

Meski sempat menolak, Rudi akhirnya turut menerapkan kebijakan ini.

Hal serupa juga disampaikan oleh Bupati Batang Wihaji.

Menurut Wihaji, menutup tempat keramaian tak serta merta menurunkan angka penularan Covid-19.

Pihaknya pun memutuskan untuk tak menutup semua pusat keramaian.

(TribunVideo.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pro Kontra Jateng di Rumah Saja, Ganjar: yang Dibutuhkan Bukan Diksi Pelarangan, tetapi…”, Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021/02/05/10284661/pro-kontra-jateng-di-rumah-saja-ganjar-yang-dibutuhkan-bukan-diksi?page=all#page2.

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *