GIPI : Berkembangnya Isu Mutasi Covid-19 Bikin Wisatawan Ragu Datang ke Yogyakarta

oleh -119 views

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA  – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Daerah Istimewa Yogyakarta meminta Pemprov DIY  bersikap tegas mengklarifikasi adanya isu mutasi Covid-19 di wilayah Yogyakarta.

Ketua Dewan pengurus daerah (DPD) gabungan industri pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobby Ardyanto Setyo Aji mengatakan, berkembangnya isu mutasi Covid-19 yang masih simpang siur tentu akan membuat wisatawan menjadi ragu untuk datang ke Yogyakarta.

“Harus ada jawaban terkait kondisi yang sebenarnya.

Tentu, adanya pernyataan terjadinya mutasi Covid-19 akan berimbas pada ketidakamanan bagi masyarakat sehingga harus jelas,” jelasnya kepada Tribun Jogja, pada Senin (28/12/2020).

Baca juga: Muncul Usai Kalah Pilkada Ponorogo, Ipong Kisahkan Sakit, Swab Negatif Tapi Anggap Kena Covid-19

Baca juga: Kata Gubernur Anies Baswedan Soal Fungsi dan Kualitas Stadion Jakarta International Stadium

Pihaknya menambahkan, adanya isu yang berkembang di media terkait mutasi Covid-19 turut mempengaruhi kondisi wisata di DIY menjelang libur pergantian tahun baru.

Padahal, segala imbauan dan peraturan yang dikeluarkan pemerintah terkait aturan wisata pada Nataru sudah dipenuhi para industri wisata.

“Ya, kalau tidak ada langkah terkait kejalasan mutasi Covid-19 dari Pemda DIY. Kami prediksi jumlah wisata yang datang ke DIY pada libur pergantian tahun akan lebih jatuh dibandingkan dengan libur Natal kemarin,” pungkasnya.  (ndg)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Adanya Isu Mutasi Covid-19 di Yogyakarta, GIPI DIY: Harus Ada Jawaban Kondisi yang Sebenarnya

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *