Hasil Evaluasi Ganjil Genap: Mobilitas dan Covid-19 Turun, Ganji Genap di Bogor Bakal Berlanjut ?

oleh -134.569 views

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR – Sebanyak 249 kendaraan di Kota Bogor diputar arah karena nomot plat tak sesuai dalam penerapan ganjil genap tiga hari terakhir atau selama libur Imlek.

Angka ini terhitung dari operasi ganjil genap tanggal 12 sampai 14 Februari 2021.

“Dari Jumat, Sabtu dan Minggu sampai siang hari ini,” kata Kasatpol PP Kota Bogor Agustiansyah kepada wartawan, Minggu (14/2/2021).

Selain itu, kata dia, denda dari para pelanggar dalam selama 3 hari ini telah teekumpul sebanyak Rp 17.450.000.

Denda pelanggar ganjil genap tersebut didapat dari dua titik yakni Pos Eks Terminal Wangun dan Check Point Tugu Kujang.

“Sudah Rp 17 juta lebih. Dari Pos Sekat Eks Terminal Wangun yang paling banyak melanggar motor. Kalau di Tugu Kujang mobil. Dendanya mulai dari Rp 50 ribu sampai maksimal Rp 250 ribu,” katanya.

Dia menuturkan bahwa bukan hanya sanksi denda, petugas juga memberikan sanksi sosial berupa push up kepada para pelanggar khususnya kepada pelanggar protokol kesehatan yang tidak memakai masker.

Baca juga: 3 Pengendara Moge Kena Denda Maksimal Rp 250 Ribu, Wali Kota Bogor Jelaskan Alasannya 

Dua Pekan Ganjil-Genap di Kota Bogor, Mobilitas Warga Berkurang Kasus Positif Covid-19 Menurun

Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau hari terakhir penerapan ganjil genap di gerbang Tol Bogor, Minggu (14/2/2021).

Menurut Bima, penurunan mobilitas warga cukup signifikan.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.