India Berencana Batasi Ekspor Vaksin, Distribusi COVAX Terancam Tertunda

oleh -5 views

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, NEW DELHI – Fasilitas berbagi vaksin global COVAX kemungkinan akan mengalami penundaan distribusi pasokan vaksin virus corona (Covid-19).

Setidaknya 60 hingga 70 juta dosis vaksin ‘Covishield’ yang diproduksi Institut Serum India (SII) akan ditunda pengirimannya, setelah India memutuskan untuk memperlambat ekspor vaksinnya.

Seperti yang disampaikan pihak yang mengetahui masalah tersebut.

Covishield merupakan merek yang diberikan untuk vaksin Oxford-AstrAZeneca yang diproduksi SII.

Menurut pernyataan Global Alliance for Vaccines and Immunization (GAVI), sejauh ini, COVAX yang diinisiasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), GAVI dan beberapa lembaga lainnya telah menerima 28 juta dosis vaksin Covishield.

Wakil Kepala Eksekutif GAVI Anuradha Gupta mengatakan bahwa Fasilitas COVAX mengharapkan tambahan sebanyak 40 juta dosis pada Maret ini dan 50 juta dosis lainnya pada bulan April mendatang.

“Kami menyediakan 150 juta dolar Amerika Serikat (AS) untuk vaksin SII dalam bentuk pra-keuangan untuk meningkatkan produksi. Perjanjian kami menetapkan 50 persen produksi akan diberikan kepada COVAX,” kata Gupta.

India tengah mengembangkan Covaxin, vaksin untuk virus corona.
India tengah mengembangkan Covaxin, vaksin untuk virus corona. (BBC)

Melalui SII, COVAX menyediakan vaksin Covid-19 untuk lebih dari 60 negara berpenghasilan rendah, terutama di kawasan Asia dan Afrika.

“Jika pemerintah India melarang ekspor dosis tersebut, semua negara itu akan menderita,” tegas Gupta.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *