Insiden pesta dan alkohol di makam Nabi Musa: kelompok HAM mendesak ‘ratu musik tekno Palestina’ dibebaskan

oleh -44 views

Sejumlah kelompok hak asasi manusia menyerukan agar Otoritas Palestina membebaskan Samaa Abdulhadi, seorang DJ yang terkenal dengan julukan ‘ratu musik tekno Palestina’.

Abdulhadi ditahan pada Minggu (27/12) setelah dia memandu sebuah pertunjukan di kompleks makam Nabi Musa di Tepi Barat—tempat suci umat Muslim, yang juga terdapat masjid dan hostel.

Dia mengaku sudah mengantongi izin dari Kementerian Pariwisata untuk membuat sebuah film yang menyertakan adegan pesta musik tekno.

Tapi sejumlah umat Muslim Palestina mengatakan acara tersebut “kurang ajar”.

Kompleks itu diyakini sebagai lokasi yang menampung makam Nabi Musa.

Aerial photograph of the Nabi Musa site in the West Bank

AFP
Kompleks Nabi Musa sekitar 10km utara Laut Mati.

Insiden tersebut telah memicu ketegangan sosial yang tercermin di media sosial.

Beberapa orang berkomentar bahwa merasakan “tersinggung” dengan musik tekno yang dimainkan di tempat suci, meskipun pada kenyataannya Abdulhadi sudah mengantongi izin.

Sementara yang lainnya menyerukan agar kebebasan berekspresi dijunjung, serta harapan adanya keberagaman di dalam populasi Palestina.

Kalangan aktivis yang menyerukan pembebasan Abdulhadi memulai petisi online yang telah dibubuhi tanda tangan puluhan ribu orang.

Sementara itu, mereka yang mengutuk aksi DJ Abdulhadi menggelar salat di dekat masjid Nabi Musa. Videonya juga mereka unggah ke media sosial yang menunjukkan orang-orang sedang menghancurkan dan membakar furnitur hostel.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.