Kasus Pembakaran Bendera Merah Putih yang Viral di TikTok Dilaporkan KBRI ke Polisi Diraja Malaysia

oleh -42 views

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kasus pembakaran bendera merah putih yang viral dalam Tik Tok telah dilaporkan kepada Kepolisian Diraja Malaysia.

Diduga pembakaran bendera merah putih itu dilakukan oknum warga Indonesia asal Aceh yang berdomisili di Malaysia.

Hal ini disampaikan fungsi penerangan sosial dan budaya (Pensosbud) Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Yoshi Iskandar saat dihubungi pada Minggu (31/1/2021).

“Perkembangannya KBRI telah melaporkan kasus ini kepada Polisi Diraja Malaysia agar dapat diselidiki,” ujarnya.

Baca juga: Pembakar Bendera Merah Putih di Malaysia, Sikap Polda Aceh dan Tanggapan Kementerian Luar Negeri

Baca juga: Jenazah Riyanto dan Kakak Dimakamkan, Pesan Terakhir Untuk Anak: Kalau Kangen Lihat Baju Bapak Saja

Pernyataan tersebut senada dengan apa yang disampaikan Juru bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu RI), Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi Tribunnews pada Minggu (31/1/2021).

Ia pun mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami kasus pembakaran bendera merah putih yang direkam lewat aplikasi Tik Tok tersebut.

“Masih didalami oleh KBRI di Kuala Lumpur,” ujar Teuku Faizasyah.

Sebelumnya diberitakan Tribunnews, beredar video di TikTok berdurasi 30 detik yang memperlihatkan seorang pria membakar bendera merah putih.

Baca juga: KBRI Kuala Lumpur Dalami Dugaan Pembakaran Bendera Merah Putih oleh Oknum WNI yang Direkam di TikTok

Pada video itu terlihat seorang pemuda memegang botol berisi bahan bakar minyak.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.