Kecelakaan Maut di Ragunan, Kompolnas: Jika Terbukti Memukul, Aiptu Imam Bisa Jadi Tersangka

oleh -80 views

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komisioner Kompolnas Poengky Indarti menilai Aiptu Imam Chambali bisa ditetapkan sebagai tersangka di dalam kasus kecelakaan maut di Jalan Raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Menurut Poengky, kecelakaan maut itu diduga merupakan rentetan dari kejadian sebelumnya yaitu dugaan pemukulan Aiptu Imam terhadap seorang pengendara berinisial H yang telah ditetapkan tersangka.

Baca juga: Kompolnas Desak Polri Transparan Usut Kecelakaan Maut dan Dugaan Pemukulan oleh Aiptu Imam

Baca juga: Pengemudi Emosian, Cekcok Berujung Kecelakaan Maut di Jalan Raya Ragunan Pasar Minggu

Dari informasi sementara, pengendara itu kesal hingga menyerempet mobil Aiptu Imam dan terpental menabrak pengendara motor bernama Pingkan Lumintang (30) sampai tewas. Rentetan kejadian ini lah yang diduga ada unsur kelalaian keduanya.

“Terkait dugaan pemukulan juga sudah dilaporkan. Kita lihat saja apakah dalam kasus pemukulan, ada bukti-bukti dan saksi-saksi yang mengarah pelakunya si polisi atau tidak? Jika bisa dibuktikan si polisi melakukan pemukulan, maka yang bersangkutan akan dijadikan tersangka dalam kasus pemukulan,” kata Poengky saat dikonfirmasi, Senin (28/12/2020).

Namun demikian, ia menghormati penyidik Polri belum menetapkan Aiptu Imam sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Dia bilang, penyidik memang memiliki wewenang untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka.

“Yang berwenang menetapkan tersangka itu penyidik berdasarkan bukti-bukti dan saksi. Nah, dalam kasus kecelakaan sudah ditetapkan tersangkanya, tetapi bukan polisi. Penjelasan Dirlantas Polda Metro Jaya karena bukti dan saksi mengarah ke pengemudi Hyundai yang mengakibatkan si polisi hilang kendali,” ungkapnya.

“Tetapi bisa saja dalam perkembangan penyidikan ada bukti-bukti atau saksi-saksi yang memberikan informasi berbeda. Sehingga bisa memunculkan tersangka lain. Kita tunggu saja hasil penyidikan,” tutupnya.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti (Istimewa)

Diberitakan sebelumnya, Cekcok dan perang mulut antara pengguna jalan berujung terjadinya kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Peristiwa ini menyebabkan satu orang tewas.

Kecelakaan ini disebut berawal dari cekcok antara polisi bernama Aiptu Imam Chambali dengan seorang seorang pemuda bernama Handana Riadi Hanindyoputro (25), saat mengemudikan mobil.

Korban sekaligus saksi peristiwa kecelakaan, M Sharif (41) mengaku melihat Hyundai dengan pelat B 369 HRH yang dikendarai oleh Handana menyerempat mobil Toyota Innova B 2159 SIJ yang dikendarai oleh Imam di jalur lambat hingga hampir keluar jalur.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.