Kecil tapi Berbahaya, Puntung Rokok Ternyata Bisa Menyebabkan Malapetaka

oleh -60 views

TRIBUNNEWS.COM – Sampah puntung rokok masih disepelekan oleh perokok.

Tidak sedikit sampah puntung dibuang sembarangan tidak pada tempat khusus pembuangan puntung.

Banyak perokok yang mengira sampah puntung berbentuk sangat kecil dan dianggap tidak mengotori lingkungan dan tidak sebanding dengan sampah besar lainnya.

Dalam konferensi pers bersama National Geographic Indonesia yang bertajuk #BerbagiCerita-Kolaborasi Membangun Kesadaran dalam Penanganan Sampah Puntung menegaskan pemahaman puntung bukan sampah adalah salah.

Banyak malapetaka yang bisa terjadi hanya karena sampah puntung rokok yang berukuran kecil.

Baca juga: Menilik Srikandi Kampung Becek Bercocok Tanam di Lahan Bekas Puing Sampah

Baca juga: Dikira Sampah, Mainan Star Wars Ini Terjual hingga Rp 7,7 Miliar di Pelelangan

Belum lagi beberapa puntung rokok mengandung plastik pada filternya.

Dalam materi presentasi Kepala Sub Direktorat Barang dan Kemasan Direktorat Pengelolaan Sampah KLHK, Ujang Solihin Sidik, mengatakan data dari Study Ocean Conservancy Beach Cleanup 2018 menunjukkan sampah puntung rokok menempati angka tertinggi.

“Ada riset, dibanding sedotan plastik, filter rokok lebih berbahaya dan sampah paling banyak di temukan di laut itu studi 2018.”

“Melebihi sampah-sampah yang lain,” kata Ujang Solihin Sidik besama National Geographic Indonesia dalam konferensi pers virtual, Sabtu (28/11/2020).

Senada dengan Ujang Solihin, CEO and Founder at Waste4Change, M. Bijaksana Junerosano, mengemukakan data soal bahaya sampah puntung rokok.

Baca juga: 5 Sampah Dapur Ini Ternyata Bisa Jadi Penyubur Tanaman, Jangan Langsung Dibuang!

Baca juga: Viral Video Aksi Dua Bocah Korek-korek Got, Ambil Sampah-sampah Supaya Tak Mampet

Editor: Pravitri Retno Widyastuti

Ikuti kami di

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.