Kedua Anaknya Derita Penyakit Sama, Seorang Ibu Harus Memilih akan Donorkan Ginjalnya kepada Siapa

oleh -29 views

TRIBUNNEWS.COM – Seorang ibu harus memilih untuk mendonorkan ginjalnya kepada anak laki-lakinya atau anak perempuannya, yang keduanya menderita kelainan genetik yang sama.

Sarah Bingham (41) dari Northumberland, Inggris, harus mempertimbangkan keputusan tersebut ketika dua anak tertuanya, Noah yang berusia 20 tahun dan Ariel yang berusia 16 tahun, didiagnosis nephronophthisis, suatu kondisi yang merusak fungsi ginjal melalui peradangan dan jaringan parut.

Ariel, anak kedua, pertama kali menunjukkan gejala tahun 2016.

Kala itu ia mengalami kelelahan terus-menerus.

Keluarga awalnya mengira Ariel kelelahan akibat stres menghadapi ujian.

Baca juga: Beberapa Makanan Ini Ternyata Bisa Menyebabkan Batu Ginjal

Baca juga: Mengatasi Batu Ginjal Bergantung Tingkat Keparahan, Apa Saja Itu?

Ariel di rumah sakit
Ariel di rumah sakit (Dokumentasi pribadi keluarga Bingham/Insider)

Pada Juli di tahun itu, ia dibawa ke rumah sakit karena sakit perut yang parah, lapor BBC.

Hasil tes mengungkapkan bahwa ginjalnya hanya berfungsi pada kapasitas 25%, yang sejak itu menurun menjadi 17%, menurut The Mirror.

Tiga tahun kemudian, Noah sang kakak didiagnosis nephronophthisis juga.

Ia sakit parah dan muntah darah, beberapa hari sebelum dia mulai belajar astrofisika di universitas, tambah BBC.

Noah juga menderita gastroparesis, suatu kondisi di mana perut tidak kosong dengan benar, yang menyebabkan penurunan berat badan yang parah, menurut The Sun.

Baca juga: Wanita di Honduras Mengira Telah Memakamkan Suaminya, tetapi 4 Hari Kemudian Sang Suami Pulang

Noah di rumah sakit
Noah di rumah sakit (Dokumentasi pribadi keluarga Bingham/Insider)

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.