KNKT Keringkan Memori FDR Sriwijaya Air SJ-182 Pakai Oven Khusus Selama 8 Jam

oleh -41 views

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAKomite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hingga saat ini masih melakukan sejumlah tahapan dalam proses pengunduhan data dari salah satu bagian black box pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yakni Flight Data Recorder (FDR).

Ketua Sub Komite IK Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo mengatakan pihaknya telah menerima Crash Survivable Memori Unit atau CSMU yaitu bagian dari black box yang tahan banting dan tahan benturan sampai dengan 250 G dan tahan suhu sampai 1.000 derajat selama satu jam.

Baca juga: Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Gunakan KTP Orang Lain, Pengacara Sarah Pertanyakan Prosedur Keamanan

Nurcahyo menjelaskan proses tersebut diawali dengan mengambil atau mengeluarkan memori unit tersebut.

Kemudian, lanjut dia, memori unit tersebut dibersihkan dari kotoran terutama dari garam.

Karena unit ini pernah terendam di laut, kata Nurcahyo, maka dibersihkan menggunakan air suling dan kemudian dilanjutkan dengan menggunakan alkohol.

Baca juga: Diduga Mesin Sriwijaya Air SJ 182 Masih Hidup Sebelum Terbentur Air, Budhi Muliawan Beri Tanggapan

“Setelah dibersihkan kemudian dilanjutkan dengan proses pengeringan yaitu menggunakan oven khusus selama delapan jam,” kata Nurcahyo dalam video yang diterima pada Rabu (13/1/2021).

Selanjutnya setelah kering, kata Nurcahyo, maka proses akan dilanjutkan dengan pengunduhan data yaitu menghubungkan dengan FDR yang masih bagus untuk diunduh datanya.

Proses tersebut, kata Nurcahyo sama dengan mengunduh data dari suatu memory card atau dari suatu CD dengan menggunakan player yang masih bagus.

“Proses pengunduhan data memakan waktu dua jam apabila berjalan lancar tanpa kendala,” kata Nurcahyo.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.