Kongres Sahkan Kemenangan Joe Biden setelah Serangan Massa Pro-Trump di Capitol AS, Tewaskan 4 Orang

oleh -205 views

TRIBUNNEWS.COM – Kongres Amerika Serikat (AS) mengesahkan kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS, beberapa jam pasca serangan massa pro-Trump yang menewaskan empat orang.

Setelah aparat polisi berhasil mengusir massa, anggota parlemen melanjutkan sesi sertifikasi Electoral College.

Sertifikasi ini membuka jalan bagi Biden untuk dilantik pada 20 Januari 2021 mendatang.

Mengutip BBC, sebagai tanggapan, Trump menjanjikan “transisi kekuasaan yang damai”.

Baca juga: Reaksi Pemimpin Dunia Soal Rusuh di Capitol AS, Jerman: Trump Harus Berhenti Injak-injak Demokrasi

Baca juga: Update Rusuh di Capitol AS: 4 Tewas Pasca Massa Serbu Aula Kongres untuk Memblokir Kemenangan Biden

Petugas polisi berjaga-jaga saat pendukung Presiden AS Donald Trump menyerbu Capitol AS saat rapat umum untuk memperebutkan sertifikasi hasil pemilihan presiden AS 2020 oleh Kongres AS di Capitol Hill, di Washington, Amerika Serikat.
Petugas polisi berjaga-jaga saat pendukung Presiden AS Donald Trump menyerbu Capitol AS saat rapat umum untuk memperebutkan sertifikasi hasil pemilihan presiden AS 2020 oleh Kongres AS di Capitol Hill, di Washington, Amerika Serikat. (Stringer / Sputnik / Sputnik melalui AFP)

Kemenangan Joe Biden dikonfirmasi pada Kamis dini hari (7/1/2021) oleh sesi bersama yang dipimpin oleh Wakil Presiden Mike Pence.

Pence sendiri menyebut aksi kekerasan telah menjadi “hari gelap dalam sejarah Capitol Amerika Serikat”.

Sementara itu, Biden mengecam “pemberontakan” tersebut karena Trump, sambil menyuruh massa untuk “pulang”, terus membuat klaim palsu atas kecurangan pemilu.

Kemenangan Biden disahkan setelah beberapa anggota parlemen Republik keberatan untuk membatalkan hasil di Arizona dan Pennsylvania ditolak.

Tak lama kemudian, Trump mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Meskipun saya sama sekali tidak setuju dengan hasil pemilu dan fakta menunjukkan kepada saya, namun akan ada transisi yang damai pada 20 Januari 2021.”

Baca juga: Trump Gerakkan Massa Capitol Lewat Cuitan, Kini Twitternya Diblokir dan Terancam Dibekukan Selamanya

Polisi anti huru hara mendorong kembali kerumunan pendukung Presiden AS Donald Trump setelah mereka menyerbu gedung Capitol pada 6 Januari 2021 di Washington, DC. Pendukung Donald Trump menyerbu sesi Kongres untuk mengesahkan kemenangan pemilihan Joe Biden, yang memicu kekacauan dan kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya di jantung demokrasi Amerika dan tuduhan bahwa presiden tersebut mencoba kudeta.
Polisi anti huru hara mendorong kembali kerumunan pendukung Presiden AS Donald Trump setelah mereka menyerbu gedung Capitol pada 6 Januari 2021 di Washington, DC. Pendukung Donald Trump menyerbu sesi Kongres untuk mengesahkan kemenangan pemilihan Joe Biden, yang memicu kekacauan dan kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya di jantung demokrasi Amerika dan tuduhan bahwa presiden tersebut mencoba kudeta. (ROBERTO SCHMIDT / AFP)

Kerusuhan di Capitol Telan Korban Jiwa

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.