Kudeta militer di Myanmar: Gerakan perlawanan meluas, dosen dan mahasiswa ikut berdemo

oleh -28 views

Gerakan perlawanan warga sipil di Myanmar semakin meningkat dengan bergabungnya para dosen dan mahasiswa dalam memprotes kudeta militer.

Demonstran di universitas di kota terbesar, Yangon, meneriakkan dukungan kepada pemimpin yang ditahan, Aung San Suu Kyi dan mengenakan pita merah, warna partainya, Liga Nasional untuk Demokrasi, NLD.

Suu Kyi dan para pemimpin lain ditahan sejak militer melancarkan kudeta Senin (01/02) lalu.

Suu Kyi tak terlihat sejak kudeta, namun ia diduga berada dalam tahanan rumah, kata NLD seperti dikutip kantor berita Associated Press.

Ratusan dosen dan mahasiswa berkumpul di luar Universitas Dagon Jumat (05/02) dengan simbol tiga jari – tanda yang banyak dilakukan oleh para pengunjuk rasa untuk menunjukkan penentangan terhadap militer.

“Kami tidak akan membiarkan generasi kami menderita di bawah diktator militer,” kata Min Sithu, seorang mahasiswa kepada kantor berita AFP.

Protes kecil di depan Universitas Mandalay, Kamis (04/02).

Reuters
Protes kecil di depan Universitas Mandalay, Kamis (04/02).

Para mahasiswa di Universitas Dagon meneriakkan, “Hidup Ibu Suu” dan membawa bendera merah, warna NLD.

Demonstrasi terjadi di sejumlah tempat di Myanmar.

Residents bang pots and pans in Yangon

Getty Images
Warga Yangon memukul panci atau kaleng sebagai protes terhadap kudeta militer, Selasa (02/02) malam.

Warga di sejumlah kota termasuk di Yangon melakukan protes pada malam hari daria rumah-rumah mereka dengan memukul panji dan wajan dan menyanyikan lagu-lagu revolusioner.

Pada siang hari, protes dilakukan antara lain dengan membunyikan klakson mobil.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *