Kudeta Myanmar: Militer Blokir Akses Facebook demi Stabilitas

oleh -30 views

TRIBUNNEWS.COM – Penguasa militer Myanmar memblokir akses ke Facebook, beberapa hari setelah menggulingkan pemerintah.

Para pejabat mengatakan, platform media sosial tersebut akan diblokir demi stabilitas.

Mengutip BBC, Facebook digunakan sebagai titik temu untuk menentang kudeta Myanmar pada Senin kemarin (1/2/2021).

Dalam aksi pembangkangan sipil lebih lanjut, anggota parlemen menolak untuk meninggalkan kediaman mereka di Ibu Kota.

Baca juga: Polisi Myanmar Ajukan Tuntutan Terhadap Aung San Suu Kyi karena Langgar UU Ekspor-Impor

Baca juga: PBB: Tuduhan terhadap Suu Kyi Hanya Semakin Merusak Aturan Hukum dan Proses Demokrasi di Myanmar

Ilustrasi Pemandangan Pagoda Shwedagon. Terbaru, Kudeta Myanmar: Militer Blokir Akses Facebook demi Stabilitas
Ilustrasi Pemandangan Pagoda Shwedagon. Terbaru, Kudeta Myanmar: Militer Blokir Akses Facebook demi Stabilitas (AFP)

Apa Peran Facebook?

Kementerian Komunikasi dan Informasi mengatakan akses ke Facebook akan diblokir hingga 7 Februari 2021.

Namun, masih dilaporkan dapat diakses secara sporadis.

Setengah dari 53 juta orang Myanmar menggunakan Facebook dan para aktivis telah membuat halaman untuk mengoordinasikan penentangan terhadap kudeta.

Facebook mengizinkan aplikasinya untuk digunakan tanpa biaya data di Myanmar sebagai cara untuk menghindari biaya data telekomunikasi yang mahal.

Soal rencana memblokir Facebook, raksasa media sosial itu mengakui adanya gangguan ini.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.