Menlu Iran Tuduh Israel Sabotase Instalasi Pengayaan Nuklir Natanz

oleh -20 views

TRIBUNNEWS.COM, BEIRUT – Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, menuduh Israel berada di balik serangan yang menargetkanfasilitas nuklir Natanz di pusat Provinsi Isfahan, Minggu (11/4/2021).

Insiden di Natanz ini disimpulkan aksi sabotase ke instalasi listrik. Namun sabotase itu disebutkan tidak berdampak signifikan.

Iran terus melanjutkan upaya pengayaan uranium, yang beberapa langkah lagi akan bisa mengarah ke kemampuan Iran memproduksi bom nuklir.

Mohammad Javad Zarif menyampaikan tuduhan itu sesudah bertemu Komite Keamanan Nasional Dewan Syura Iran. Demikian dikutip Kantor Berita Republik Islam (IRNA).

Dalam pertemuan tersebut, Zarif memberikan laporan rinci tentang pembicaraan Wina yang berlangsung pekan lalu.

Baca juga: PM Israel Benyamin Netanyahu Tolak Kesepakatan Baru Nuklir Iran

Baca juga: Militer Iran Tak Ragu Genjot Produksi Senjata Secara Mandiri

Baca juga: NYT Sebut Pasukan Israel Serang Kapal Kargo Iran di Laut Merah

Zarif mengatakan perlunya perhatian elit dan warga, agar mereka tidak jatuh ke dalam perangkap yang ditetapkan oleh entitas Zionis (Israel).

Dia menjelaskan zionis ingin membalas dendam pada orang-orang Iran atas keberhasilan yang telah mereka capai meski di bawah embargo yang tidak adil.

“Tapi kami tidak akan membiarkan ini dan kami akan membalas dendam pada zionis atas praktik mereka,” kata Zarif.

Zarif menekankan para pejabat entitas zionis telah secara terbuka menyatakan mereka tidak akan mengizinkan kemajuan apa pun dalam hal mencabut embargo terhadap Iran.

Dia mengatakan para pemimpin Israel membayangkan hari ini mereka telah mencapai tujuan mereka, tetapi mereka salah.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *