Mulai 1 April 2021 Remaja Usia 18-19 Tahun di Jepang Bisa Masuk Penjara Jika Melakukan Tindak Pidana

oleh -31 views

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Anak remaja berusia 18 tahun dan 19 tahun, yang diposisikan antara anak-anak dan orang dewasa, akan lebih ketat dalam perlakuan mereka daripada sebelumnya.

Yang akan mengarah pada pencegahan kejahatan, termasuk masuk penjara dewasa apabila melakukan tindak pidana seperti pembunuhan, pemerkosaan dan sebagainya.

“Masalah terkait rehabilitasi kaum muda dan pencegahan residivisme adalah masalah yang berkaitan dengan perbaikan, rehabilitasi, pencegahan residivisme, dan sebagainya,” kata Menteri Kehakiman Jepang, Yoko Kamikawa (67), Jumat (19/2/2021).

Dari kaum muda dalam proses pertumbuhan, dan harus sesuai dengan usia dewasa sipil.

Ini bukan suatu keharusan untuk mempertahankan kerangka dasar dari Hukum Anak, yaitu mengirim semua kasus berusia 18 dan 19 tahun ke pengadilan keluarga.

“Namun apabila berbuat tindakan pidana seperti pembunuhan, maka mereka akan masuk penjara dewasa nantinya,” tambahnya.

Usia 18-19 tahun mulai 1 April 2021 masuk ke dalam klausula Remaja Khusus Tertentu (tokutei shonen) dan dianggap dewasa, sehingga diperbolehkan ikut dalam pemilu di Jepang.

Baca juga: KKP Perkuat Teknologi Perikanan dengan Jepang

Baca juga: Hiroshima Jepang Tes PCR 8.000 Orang dengan Metode Berkendara

Kejahatan dengan sengaja membunuh seseorang seperti pembunuhan dan cedera, kejahatan baru seperti perampokan, hubungan seksual paksa, dan pembakaran telah ditambahkan dengan hukuman minimum penjara satu tahun atau lebih.

Amandemen UU Remaja yang baru nantinya juga memungkinkan nama lengkap pelaku kejahatan remaja tersebut (usia 18-19 tahun) dimungkinkan dimuat di media massa.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *