Muncul Dugaan Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan karena Petir, BMKG Angkat Bicara

oleh -33 views

TRIBUN-VIDEO.COM – Penyebab terbakarnya kilang minyak Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat hingga kini masih diselidiki.

Sempat beredar kabar bahwa sambaran petir diduga menjadi penyebabnya.

Namun pihak BMKG menyatakan tak mendeteksi adanya petir di wilayah Balongan saat peristiwa terjadi.

Insiden kebakaran hebat yang menimpa tangki T-301G milik Pertamina RU VI Balongan terjadi pada Senin (29/3) dini hari.

Peristiwa ini mengakibatkan belasan orang terluka dan ratusan warga mengungsi.

Sempat muncul informasi bahwa sambaran petir menjadi penyebab terjadinya peristiwa munculnya si jago merah.

Dikutip dari TribunCirebon.com, Selasa (30/3), Kepala Pusat Seismologi Teknik Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Rahmat Triyono mengungkapkan, pihaknya tidak mendeteksi adanya sambaran petir di lokasi.

“Dari hasil monitoring tidak terdeteksi sambaran petir di kawasan Pertamina RU VI Balongan,” kata Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Rahmat Triyono, melalui keterangan tertulis yang diterima Tribuncirebon.com, Selasa (30/3/2021) pagi.

Rahmat mengatakan, pihakny telah menganalsis kejadian sambaran petir di sekitar lokasi Pertamina RU VI Balongan pada jam perkiraan kejadian.

Analisa tersebut menggunakan alat monitoring lightning detector yang berlokasi di BMKG Jakarta dan BMKG Bandung dari pukul 00.00 WIB – 02.00 WIB.

Hasilnya, kerapatan petir berkumpul pada bagian barat Pertamina RU VI Balongan sejauh kurang lebih 77 kilometer.

“Tepatnya, di sekitar Subang dengan klasifikasi tingkat kerapatan petirnya sedang – tinggi,” ujar Rahmat Triyono.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Subholding Refining & Petrochemical Pertamina Ifky Sukarya sempat mengungkapkan bahwa dugaan penyebab kebakaran karena petir.

Hal ini lantaran saat kejadian sedang terjadi hujan deras disertai petir.

Sementara itu, hingga Selasa pagi api yang membakar kilang minyak dilaporkan belum padam meski wilayah Balongan diguyur hujan deras.

Kendati demikian intensitas api sudah mulai mengecil.

Kepulan asap hitam masih terlihat membumbung tinggi.

Akibat peristiwa ini, enam warga yang mengalami luka berat tengah menjalani perawatan intensif.

Satu orang dilaporkan meninggal karena serangan jantug setelah tangki tersebut meledak.

(TribunVideo.com)

Artikel ini telah tayang di Tribuncirebon.com dengan judul BMKG Tidak Mendeteksi Sambaran Petir di Wilayah Balongan Indramayu Saat Kilang Pertamina Meledak, https://cirebon.tribunnews.com/2021/03/30/bmkg-tidak-mendeteksi-sambaran-petir-di-wilayah-balongan-indramayu-saat-kilang-pertamina-meledak.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mumu Mujahidin

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *