Penahanan Ambroncius Nababan Akan Diputuskan Bareskrim Dalam Waktu 1 x 24 Jam

oleh -36 views

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTABareskrim Polri menyatakan masih belum memutuskan untuk menahan Ambroncius Nababan sebagai tersangka dalam kasus ujaran rasisme terhadap aktivis Papua Natalius Pigai.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen pol Argo Yuwono menyampaikan penyidik masih tengah akan memeriksa pelaku sebagai tersangka terlebih dahulu.

Alasannya, pelaku baru ditangkap dan dibawa ke Bareskrim Polri pada sekitar pukul 18.30 WIB malam ini.

“Besok akan kami sampaikan karena hari ini masih dalam proses 1×24 jam untuk pemeriksaan sebagai tersangka,” kata Argo di Kantor Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Bareskrim Tangkap Ambroncius Nababan Tersangka Kasus Ujaran Rasisme Terhadap Natalius Pigai

Nantinya, kata Argo, kewenangan penahanan akan diputuskan oleh penyidik yang memeriksa Ambroncius Nababan.

Ia meminta masyarakat menunggu terlebih dahulu terkait pemeriksaan yang tengah dilakukan Polri.

“Nanti kita tunggu setelah selesai diperiksa. Apa yang dilakukan ini masalah penahanan adalah wewenang penyidik,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Ambroncius Nababan ditangkap oleh pihak kepolisian usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran rasisme kepada aktivis Papua Natalius Pigai.

Penetapan tersangka tersebut setelah Polri melakukan gelar perkara.

Baca juga: Profil Irjen Wahyu Widada Calon Kabareskrim, Lulusan Terbaik & Wara Wiri Emban Jabatan Penting Polri

Dari sana, penyidik memutuskan menetapkan politikus partai Hanura itu sebagai tersangka kasus ujaran rasisme.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.