Pengungsi di Barak Pengungsian Purwobinangun Sleman Dipulangkan Besok

oleh -16 views

Laporan Wartawan Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman akan memulangkan  warga padukuhan Turgo yang saat ini masih bertahan di Barak pengungsian Purwobinangun pada Selasa (9/2/2021) besok.

Pemulangan dilakukan usai aktifitas vulkanik gunung Merapi (2.930 mdpl) yang semakin menurun.

Kemudian, potensi ancaman bahaya dari BPPTKG di radius 5 kilometer, sedangkan pemukiman warga Turgo berada di radius 6.5 kilometer, sehingga warga dinilai aman untuk kembali ke rumah. 

“Tadi sudah ada keputusan rapat. Besok pagi, pengungsi (di Purwobinangun) rencananya dipulangkan, semuanya,” kata Camat Pakem, Suyanto, dihubungi setelah mengikuti rapat koordinasi bersama Lurah Purwobinangun, Dukuh Turgo dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Senin (8/2/2021). 

Suyanto menyampaikan, warga di Barak pengungsian Purwobinangun akan dipulangkan besok sekitar pukul 08.00 WIB.

Baca juga: Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Merapi, Pemukiman di Luar 5 Kilometer Aman

Menurutnya, total pengungsi secara keseluruhan ada 137 orang. Rencananya pemulangan warga akan menggunakan armada dari Basarnas Yogyakarta maupun TRC dan didukung dari Polsek serta Muspika Pakem. 

Prosesi pemulangan rencananya akan dilepas oleh Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Joko Supriyanto maupun pejabat lain dari Pemkab Sleman. Alurnya, kata dia, hampir sama seperti saat proses evakuasi. 

“Intinya berangkat bersama dan pulang bersama-sama,” tutur Suyanto. 

Pihaknya mengungkapkan, meskipun warga nanti sudah dipulangkan, namun barak pengungsian Purwobinangun masih akan tetap disiagakan.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *