Perlu Pencantuman Peringatan Konsumen pada Kemasan Plastik Makanan dan Minuman yang Mengandung BPA

oleh -31 views

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perkumpulan Jurnalis Peduli Kesehatan dan Lingkungan menyurati Kepala Badan POM, Dr. Ir. Penny K. Lukito MCP yakni permohonan terhadap Perka BPOM untuk Mengatur Pencantuman  Peringatan Konsumen Pada Kemasan Plastik  Makanan & Minuman Mengandung BPA.

Ketua Umum Perkumpulan Jurnalis Peduli Kesehatan dan Lingkungan, Roso Daras mengatakan, pihaknya berkirim surat juga sekaligus memperkenalkan diri sebagai organisasi jurnalis yang sedang fokus menyoroti Isu Kemasan Plastik.

“Yakni plastik  mengandung BPA yang berbahaya bagi kesehatan bayi, balita dan janin pada  ibu hamil,” kata Roso seperti dilansir dari Tribun Jatim, Rabu (20/1/2021).

Menurut Roso Daras, dia juga menyampaikan dalam surat itu isu mengenai bahaya BPA bagi usia rentan tersebut sebenarnya sudah ada sejak tahun 2010.

Dunia kesehatan telah menghimbau agar kemasan yang mengandung BPA yang bersentuhan langsung dengan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi oleh bayi, balita dan janin yang dikandung oleh ibu hamil sebaiknya dihindari karena dapat mengganggu kesehatan seperti pertumbuhan hormonal sampai kanker di kemudian hari.

Baca juga: Dugaan Pelanggaran Protokol Kesehatan Raffi Ahmad, Polisi Besok Sampaikan Hasil Gelar Perkara

Bahkan di beberapa negara seperti di negara Eropa, sebagian peraturan federal negara Amerika, negara asia telah melarang penggunaan kemasan plastik yang mengandung BPA melalui regulasi yang berkaitan dengan bayi dan balita.

Menurut Roso, adanya kemudahan akses informasi kesehatan yang didapat dari media international dan nasional saat ini, konsumen mulai peka dan aware ada bahaya BPA dalam kemasan makanan dan minuman yang bersentuhan langsung pada konsumsi usia rentan yaitu bayi, balita dan janin pada ibu hamil.

“Dan saat ini yang sedang disorot adalah kemasan galon guna (isi) ulang air minum. Mengapa galon guna (isi) ulang ? karena ternyata tanpa disadari kemasan galon guna (isi) ulang adalah kemasan plastik yang mengandung BPA yang mendominasi konsumsi air minum yang banyak dikonsumsi oleh segala usia setiap hari.

Hal tersebut perlu kita pahami dan tindak lanjuti untuk melindungi konsumen bayi, balita dan janin Ibu hamil Indonesia,” tuturnya.

Baca juga: Sempat Dikira Jeroan Ikan, Ternyata dalam Plastik di Pintu Air Itu Mayat Bayi Kembar

Mengenai bahaya kandungan BPA sudah tidak perlu kita perdebatkan lagi,  karena sudah banyak penelitian dan regulasi yang mengatur BPA ini di beberapa negara.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.