PKS Incar Suara Masyarakat Tak Puas ke Jokowi, Golkar: Rakyat Butuh Kerja Nyata Bukan Nyinyir

oleh -90 views

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menyebut masyarakat saat ini membutuhkan kerja nyata dari politikus untuk menyelesaikan masalah akibat pandemi Covid-19, bukan sekadar mengkritik pemerintah. 

Hal tersebut disampaikan Ace, menanggapi sikap PKS akan mengincar suara masyarakat yang tidak puas terhadap pemerintahan Presiden Jokowi selama satu tahun.

Baca juga: Pengamat : Sejak Dulu PKS Ingin Majukan Kadernya Jadi Capres tapi Faktanya Tak Ada

“Rakyat membutuhkan kerja-kerja konkret. Bukan hanya sekedar bisanya mengkritik dan nyinyir terhadap kerja-kerja pemerintah,” ujar Ace saat dihubungi, Jakarta, Senin (28/12/2020).

Menurut Ace, ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan, bukan berarti rakyat akan memilih partai tertentu yang jualannya mencari kekurangan orang lain.

“Rakyat itu akan simpati kepada partai-partai yang mengedepankan program-program solutif untuk rakyat,” ucap Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu.

Baca juga: PKS Akan Usung Kadernya di Pilpres 2024, Bagaimana Peluangnya?

“Partai Golkar sama sekali tidak terganggu dengan PKS. Kita secara basis pemilihnya jelas berbeda, basis ideologis Partai Golkar dengan PKS sangat berbeda,” sambung Ace. 

Ia pun menegaskan, Partai Golkar memiliki ideologi karya kekaryaan dengan kerja-kerja pemerintahan yang lebih dirasakan langsung rakyat. 

Hal tersebut, kata Ace, telah terbukti pada Pilkada 2020, di mana kader-kader Golkar mampu memenangkan pertarungan Pilkada di atas 60 persen.

Baca juga: PKS Percaya Diri Tahun 2024 Raih Kemenangan, Incar Suara Rakyat yang Tidak Puas dengan Jokowi

“Jangan melihat insentif elektoral itu dari aspek kinerja pemerintahan semata. Ada variabel lain selain itu, soal milintansi kader Partai, kekuatan organisasi partai, daya jangkau partai hingga ke level grassroots, program yang ditawarkan, dan lain-lain,” papar Ace.

Sebelumnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengatakan, harapan masyarakat terhadap PKS sangat besar, karena menjadi satu-satunya partai yang secara jelas bersikap oposisi. 

Di sisi lain, kata Syaikhu, survei Litbang Kompas pada Oktober 2020 menunjukkan, sekitar 52,5 persen masyarakat tidak puas terhadap kinerja satu tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Ma’ruf Amin.

“Ini peluang bagi PKS. Kita harus memastikan suara rakyat yang tidak puas tersebut berlabuh kepada kita,” ujar Syaikhu dalam acara Musyawarah Wilayah (Muswil) se-Indonesia yang dilakukan serentak secara virtual di Kantor DPP PKS, Jakarta, Minggu (27/12/2020).

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.