Polisi Bebaskan Pria Pembuat Konten Video ‘Tantang Pegang Jenazah Pasien Covid-19’

oleh -23 views

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNNEWS.COM, KUNINGAN – Polisi membebaskan AS (32), pria pembuat konten video yang menyatakan tak percaya Covid-19. Pria ini dibebaskan setelah dimintai keterangan oleh polisi mengenai aksinya di video viral tersebut.

“Pria pembuat konten video tak percaya Covid-19 sudah kami bebaskan dan yang bersangkutan ini sudah minta maaf atas tindakan yang meresahkan tersebut,” ungkap Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, melalui Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya Atmaja saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/6/2021).

Danu mengungkapkan, saat diperiksa pria itu menyebut tidak ada maksud dan tujuan apa pun.

Kemudian dasar pembuatan video itu kebutuhan pribadi dalam menaikkan pengunjung di aplikasi media sosialnya.

“Alasan pemuda itu buat video, untuk kebutuhan channel dengan harapan ingin cepat dan banyak ditonton, sehingga menghasilkan keuntungan melalui pembayaran aplikasi google adsense,” katanya.

Danu juga memberikan imbauan untuk kenyamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

“Kami minta kepada penggiat sosial media untuk lebih santun dan positif dalam memberikan informasi melalui channel YouTube atau lainnya,” ujar Danu.

Baca juga: Positivity Rate Covid-19 Naik Tajam, KPAI Minta Pembukaan Sekolah Juli Mendatang Ditunda

Meski sudah dilakukan pembebasan terhadap pria pembuat konten video tersebut, Danu mengaku akan selalu melakukan pengawasan terhadap masyarakat.

“Pengawasan kami tetap lakukan dan penerapan prokes tetap dilaksanakan juga,” katanya.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.