Ramaikan Kemenperin Runners, Menperin : Alternatif Ajang Lari Saat Pandemi

oleh -4 views

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menjaga daya tahan tubuh dalam pembentukan imun untuk menjaga diri dari Covid-19, olahraga tentunya menjadi pilihan.

Komunitas pelari yang berafiliasi dengan Kementerian Perindustrian, Kemenperin Runners aktif dalam mendorong semangat berolahraga masyarakat.

Untuk merayakan ulang tahun ketiga, komunitas pelari ini menggelar kegiatan “Schott Kemenperin Runners Virtual Run” yang didukung oleh Menteri Perindustrian.

Ajang lari virtual ini bisa menjadi terobosan digital di bidang olahraga, bahkan merupakan sebuah bentuk implementasi teknologi industri 4.0 dalam kehidupa sehari-hari.

Kegiatan tersebut didukung oleh perusahaan industri material gelas dan keramik Schott Indonesia, menyiapkan tiga kategori jarak tempuh lari virtual dalam single run, yaitu 5K, 10K dan 21K.

Baca juga: Latihan Berintensitas Tinggi Ala Marc Klok di Rumah: Menu Running Wajib Dilakukan

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan lari virtual yang diselenggarakan oleh komunitas pelari Kemenperin ini.

“Mari kita sama-sama budayakan pola hidup sehat dengan berolahraga dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin melakukan olahraga secara aman di masa pandemi, namun tetap ingin merasakan euforia mengikuti event lari,” ungkap Agus, Minggu (28/3/2021).

Dalam kegiatan lari virtual, peserta bebas berlari atau berjalan di mana saja, sehingga dapat menjaga jarak aman atau menerapkan physical distancing, tentunya dengan tetap memperhatikan keselamatan diri.

Baca juga: 751 Jamaah Tabligh Asal Indonesia Berhasil Dipulangkan Dari India Dalam 15 Gelombang

Menperin juga menyampaikan semangat masyarakat berolahraga menumbuhkan demand bagi industri terkait, antara lain industri alas kaki, sports apparel, alat olahraga, hingga elektronika dan telematika.

“Salah satu misi Making Indonesia 4.0 di sektor tekstil dan pakaian adalah menjadi produsen functional clothing terkemuka. Meningkatnya permintaan dapat mendorong industri untuk membangun kemampuan produksi untuk kebutuhan ini sehingga dapat memenuhi permintaan functional clothing yang terus berkembang, termasuk di dalamnya pakaian olahraga,” jelas Menperin.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Dody Widodo yang melakukan flag-off virtual run tersebut menyampaikan peserta yang tergabung cukup antusias.

“Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 4.800 pelari dari seluruh penjuru nusantara. Saya mengapresiasi semangat dan antusiasme para peserta yang menunjukkan bahwa mereka giat menjaga pola hidup sehat,” tutur Dody.

Wakil Ketua Panitia Schott Kemenperin Runners Virtual Run, Kutut Aji menjelaskan penyelenggara kegiatan mengimbau peserta untuk menerapkan protokol kesehatan saat berlari, yaitu mengenakan masker, mencuci tangan dan memakai hand sanitizer, menjaga jarak, memilih lokasi yang aman, serta memastikan kondisi fisik sehat.

“Untuk teknis pelaksanaan lari, peserta dapat berlari pada Minggu, 28 Maret 2021 antara pukul 00.01 hingga 21.00 WIB dengan menyelesaikan tantangan sekali lari (single run) untuk kategori yang dipilih. Hal ini untuk menyesuaikan waktu bagi peserta yang berasal dari Indonesia Timur dan Indonesia Tengah,” kata Kutut.

Untuk mencatat waktu dan jarak tempuh, peserta wajib menggunakan aplikasi STRAVA.

Kemudian, peserta melaporkan hasilnya melalui situs Kemenperin Runners.

“Panitia juga akan memverifikasi data dengan melihat akun STRAVA para peserta,” ucap Kutut.

Berita terkait

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *