Risma Rajin Blusukan di Jakarta, PDIP: Pemprov DKI Tak Usah Baper

oleh -39 views

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Aksi Menteri Sosial Tri Rismaharini yang kerap blusukan menemui para gelandangan di DKI Jakarta menuai kontroversi.

Puncaknya saat Risma bertemu dengan gelandangan di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Banyak kalangan yang menyebut aksi mantan Wali Kota Surabaya itu merupakan sebuah settingan atau rekayasa.

Menanggapi hal ini, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meminta Pemprov DKI tak tersinggung dengan aksi blusukan Risma.

Hal ini dikatakan Gembong menanggapi pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang mengaku tak pernah melihat gelandangan di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin sejak kecil.

“Pemprov DKI enggak usah baper (bawa perasaan). Kalau pak Ariza ragu silahkan saja, tetapi fakta yang ditemukan bu Risma seperti itu,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Cerita Pemulung yang Diangkut Risma Saat Blusukan di Jakarta, Kini Dapat Pekerjaan Sebagai Sales

Politisi senior ini mengatakan, aksi Risma blusukan di Jakarta seharusnya bisa dijadikan momentum untuk mempererat koordinasi antara Pemprov DKI dengan Kementerian Sosial (Kemensos).

Bila kedua pihak telah bersinergi, Gembong optimis, masalah sosial yang ada di ibu kota bisa diatasi dengan baik, khususnya terkait Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

“Seharusnya hal ini dijadikan momentum yang baik untuk membangun kolaborasi antar Pemprov DKI dengan Kemensos dalam rangka penanganan PMKS di Jakarta,” ujarnya.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.