Saksi Mengaku Diperintah Ketua GP Ansor Polisikan Gus Nur Terkait Kasus Dugaan Penghinaan NU

oleh -32 views

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Abdul Rahman mengaku diperintah Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas untuk membuat laporan polisi dugaan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU) yang dinyatakan Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur.

Keterangan itu disampaikan Abdul saat bersaksi dalam sidang kasus Gus Nur di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (2/2/2021).

Mulanya tim hukum Gus Nur melontarkan sejumlah pertanyaan ke Abdul soal video wawancara terdakwa bersama Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun.

Baca juga: Cerita Detik-detik Gus Nur Ditangkap Polisi Saat Dibekam, Anak Cerita Saat Rumah Digeledah

“Apakah dengan adanya penyataan atau rekaman video saudara sebagai anggota NU merasa nama baik NU dicemarkan?” tanya tim hukum Gus Nur.

Abdul pun menjawab dengan tegas bahwa keterangan terdakwa dalam video wawancara tersebut telah mencemarkan nama baik NU sebagai organisasi islam.

“Tentu saja,” ujar Abdul.

Tim hukum Gus Nur kemudian bertanya tindaklanjut Abdul setelah merasa video tersebut mencemarkan nama baik NU.

Abdul mengaku terlebih dulu melaporkan hal itu kepada Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas yang saat ini menjabat Menteri Agama.

“Setelah mengetahui video itu, beberapa saat kemudian, dalam pertemuan pertama dengan ketum GP Ansor (Yaqut) saya melaporkan,” katanya.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.