Sengketa Pilbup Boltim: Selisih Suara Jauh, Pemohon Dalilkan Kecurangan Terstruktur, Sistematis 

oleh -31 views

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Paslon nomor urut 3 yakni Suhendro Boroma dan Rusdi Gumalangit selaku pemohon mendalilkan ada kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif meski selisih suara melebihi syarat yang telah ditetapkan yakni 0,5 persen sampai 2 persen. 

Selisih suara menurut KPU Kabupaten Boltim selaku termohon yakni mencapai 4.943 suara 9,74 persen.

Kuasa Hukum pemohon Irwan Gustaf Lalegit dalam pokok permohonan yang dibacakannya memohon MK untuk mengesampingkan syarat tersebut dengan membeberkan sejumlah dalil terkait dugaan kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif.

Baca juga: Dalilkan Terjadi Kecurangan TSM, Pemohon Minta MK Batalkan Keputusan KPU Kota Tanjung Balai

Sekurangnya ada tujuh dalil yang dikemukakan Irwan untuk mendukung argumen tersebut. 

Pertama, ditemukan pemilih yang menggunakan surat keterangan kependudukan yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bolaang Mangondow Timur yang melanggar ketentuan di seluruh Kab Bolaang Mangondow Timur.

Kedua, ditemukan dua anak di bawah umur memilih di dua TPS.

Hal tersebut disampaikan oleh Irwan dalam sidang pemeriksaan pendahuluan sengketa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Bolaang Mongondouw Timur (Boltim) di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (29/1/2021).

Baca juga: Laporkan Dugaan Kecurangan, Paslon Iwan-Iip Minta Baswalu Segera Bertindak

“Ketiga, penggunaan kabel ties Pileg 2019. Kabel ties itu ditemukan sudah berganti ke kabel tis Pileg 2019,” kata Irwan dalam sidang di MK pada Jumat (29/1/2021).

Keempat, lanjut dia, tidak ada berita acara penggunaan surat suara cadangan.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.