Takut Ditangkap Aparat, Warga Myanmar Patroli Malam Setelah Kudeta Militer

oleh -432.449 views

TRIBUNNEWS.COM, YANGON –  Warga Myanmar bersatu melakukan patroli di jalan-jalan kota terbesar Myanmar, Yangon pada malam hari.

Patroli ini diadakan di tengah kekhawatiran penangkapan oleh pihak militer dan pelaku kriminal menyusul kudeta militer dan setelah junta memerintahkan pembebasan ribuan tahanan.

Di berbagai kota, sebagian besar warga dan pemuda memukul-mukul panci dan wajan pada Sabtu (13/2/2021) malam, membunyikan alarm saat mereka mengejar apa yang mereka yakini sebagai sesuatu yang mencurigakan.

“Semua jalan di dekat saya juga membuat kelompok untuk membela diri dari pembuat onar ini,” kata Myo Thein, seorang penduduk Kotaping Okkalapa Selatan yang berencana berpatroli sepanjang malam, seperti dilansir Reuters, Minggu (14/2/2021).

Baik pemerintah maupun polisi tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar mengenai hal ini.

Baca juga: Tentara Myanmar Perketat Peraturan pada Tamu yang Menginap, Polisi Buru Pengunjuk Rasa

Kekhawatiran terhadap polisi telah berkembang setelah laporan tentang ‘serangan malam’ yang menargetkan para kritikus junta yang menggulingkan pemerintahan yang sah di bawah pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi pada 1 Februari lau.

Saat ini Aung San Suu Kyi dan sejumlah tokoh sipil masih ditahan militer Myanmar.

Lembaga hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan pada hari Jumat lebih dari 350 orang telah ditangkap sejak kudeta.

Kekhawatiran tentang aktivitas kriminal juga melonjak sejak Jumat, ketika junta mengumumkan akan membebaskan 23.000 tahanan.

Gambar yang belum diverifikasi di media sosial telah memicu desas-desus bahwa para penjahat berusaha membangkitkan keresahan dengan menyalakan api untuk melakukan pembakaran-pembakaran atau meracuni persediaan air.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *