Taliban Klaim AS telah Membombardir Rumah hingga Warga Sipil: Pelanggaran Kesepakatan

oleh -34 views

TRIBUNNEWS.COM – Taliban menuduh Amerika Serikat (AS) melanggar kesepakatan yang ditandatangani kedua belah pihak.

Tuduhan ini dilayakan Taliban setelah Pentagon menyatakan, kelompok tersebut gagal memenuhi isi perjanjian tersebut.

“Pihak lain melanggar perjanjian, hampir setiap hari mereka melanggarnya,” kata Juru Bicara Taliban di Qatar, Mohammad Naeem kepada AFP, Jumat (29/1/2021).

Mengutip Al Jazeera, perjanjian tersebut ditandatangani di Doha tahun lalu.

Beberapa poin yang disepakati mengharuskan Taliban untuk menghentikan serangan terhadap pasukan AS.

Baca juga: Pimpinan Bantah Ada Kelompok Taliban di KPK

Baca juga: Isu Taliban Kembali Berdengung di KPK, Ini Reaksi Novel Baswedan

Foto Anggota Taliban. Terbaru, Taliban pada Jumat (29/1/2021) menuduh Amerika Serikat (AS) melanggar kesepakatan yang ditandatangni kedua belah pihak.
Foto Anggota Taliban. Terbaru, Taliban pada Jumat (29/1/2021) menuduh Amerika Serikat (AS) melanggar kesepakatan yang ditandatangni kedua belah pihak. (Sorin Furcoi/Al Jazeera)

Sebagai imbalannya, AS akan terus mengurangi jumlah pasukannya di negara itu dan memindahkan semua pasukannya pada Mei tahun ini.

Mantan Presiden Donald Trump memerintahkan tingkat pasukan AS di Afghanistan dikurangi menjadi 2.500, hanya beberapa hari sebelum dia meninggalkan jabatannya awal Januari 2021.

Keputusan Trump memberikan situasi sulit kepada penerusnya, Joe Biden tentang bagaimana mempertahankan pengaruh terhadap Taliban dalam mendukung pembicaraan damai.

Juru bicara Pentagon, John Kirby mengatakan, AS mempertahankan komitmennya untuk penarikan pasukan penuh.

Tetapi perjanjian itu juga menyerukan Taliban untuk memutuskan hubungan dengan Al Qaeda dan mengurangi kekerasan.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.