Tiga Hari Pencarian, Tim SAR Gabungan Telah Evakuasi 40 Kantong Jenazah Berisi Bagian Tubuh

oleh -32 views

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tim SAR Gabungan telah mengumpulkan 22 kantong berisi bagian tubuh korban pada proses evakuasi pesawat Sriwijaya SJ-182.

Kepala Basarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito mengatakan selama tiga hari pencarian, tim SAR Gabungan telah mengumpulkan 40 kantong berisi bagian tubuh korban.

“Sampai sore ini ada perkembangan yang tadinya 18 kantong jenazah yang sudah kita temukan. Hari ini bertambah 22, jadi total kita sudah kumpulkan 40 kantong jenazah,” ujar Bagus di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021).

Baca juga: Lewat Sidik Jari, Okky Bisma Jadi Korban Sriwijaya Air SJ-182 Pertama yang Berhasil Teridentifikasi

Bagus mengatakan tim SAR Gabungan fokus pada pencarian korban.

Jumlah tersebut, menurut Bagus, dapat bertambah dalam proses evakuasi hari ini.

“Seperti saya katakan fokus kita pada operasi sar ini kepada evakuasi korban. Adapun material ada tambahan dua kantong dan saat ini operasi SAR masih berlangsung di area,” tutur Bagus.

Baca juga: Menlu Inggris Sampaikan Belasungkawa Atas Musibah Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (09/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB.

Pesawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut 12 awak dan 50 penumpang yang terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.

306 Personil Gabungan Diturunkan untuk Identifikasi Korban

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.