Tokoh FPI Bentuk Organisasi Baru, Politikus PPP : Tak Melanggar Hukum

oleh -35 views

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyebut tokoh Front Pembela Islam (FPI) masih memiliki hak untuk membentuk organisasi baru, setelah aktivitas FPI resmi dilarang oleh pemerintah. 

Arsul menjelaskan, Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dikeluarkan enam pejabat negara terkait pelarangan kegiatan FPI, hanya ditujukan kepada organisasi pimpinan Rizieq Shihab tersebut.

Baca juga: Cerita Kemunculan FPI Format Baru di Ciamis, Pernyataan Novel Bamukmin Jadi Kenyataan

“SKB tersebut tidak berlaku jika kemudian dibuat wadah organisasi dengan nama lain, meski singkatannya dibuat sama,” kata Arsul saat dihubungi, Jakarta, Jumat (1/1/2021).

“Terkait orang-orangnya ada yang sama dengan mereka yang sebelumnya bergabung di FPI, maka secara hukum juga tidak ada halangan bagi mereka untuk mendirikan dan bergabung dalam wabah baru tersebut,” sambung Anggota Komisi III DPR itu. 

Menurutnya, orang-orang yang tergabung dalam FPI tidak kehilangan hak konstitusional atau hak hukumnya untuk berkumpul dan berserikat, karena tidak ada undang-undang maupun putusan pengadilan yang melarang mereka bentuk organisasi baru.

Baca juga: Anggota Polresta Banyumas Memantau Pegerakan di Markas FPI Cilongok

“Soal apakah kalau diajukan pendaftaran kepada Kemendagri akan ditolak atau tidak? maka itu soal lain,” papar Arsul. 

“Soal bagaimana pemerintah seharusnya bersikap jika FPI baru tidak jauh beda dengan yang sebelumnya, maka saya kira kita jangan berandai-andai dulu bahwa FPI baru akan sama dengan sebelumnya,” sambung Arsul yang juga menjabat Wakil Ketua MPR.

Baca juga: FPI Bentuk Organisasi Baru, Mahfud MD: Boleh Saja Asal Tidak Melanggar Hukum

Namun, Arsul berharap kepada organisasi baru bentukan tokoh FPI yang bernama Front Persatuan Islam dan semua elemen bangsa, agar bersama-sama menciptakan kondisi dalam negeri yang kondusif di tengah pandemi Covid-19.

“Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, mari fokus dan energi kita bisa diarahkan untuk menanggulangi pandemi ini dulu. Mari kita tahan diri dulu dari hingar bingar dan kegaduhan politik, apalagi yang membuat masyarakat menjadi terbelah,” papar Arsul.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *