Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen, Partai Gelora: 4% Saja Tidak Mudah Dicapai

oleh -72 views

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Draf revisi Undang-Undang Pemilu dan Pilkada yang masuk dalam program legislasi nasional (Polegnas) prioritas 2021, menyebutkan soal kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary treshold (PT) menjadi 5 persen dari sebelumnya 4 persen.

Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Mahfuz Sidik menilai kenaikan ambang batas parlemen dari 5 persen dinilai tidak tepat karena akan merugikan suara partai baru dan partai lama. 

“Secara subyektif, sebagai partai baru, Gelora Indonesia tentu ingin PT tidak naik dari 4 persen, karena faktanya di pemilu 2019 lalu, tidak mudah mencapai atau melampaui angka PT 4 persen,” kata Mahfuz dalam keteranganya, Jakarta, Rabu (28/1/2021).

Baca juga: PBB Tak Setuju dengan Kenaikan Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Menurut Mahfuz, ambang batas parlemen 4 persen telah menghanguskan 15,6 juta pemilih di Indonesia apalagi jika PT tersebut dinaikan dari 4 persen menjadi 5 pesen. 

“PT 4 persen saja telah menghanguskan suara 15,6 juta pemilih di Indonesia. Jumlah suara tersebut, jika di negara-negara Eropa dan sebagian wilayah Asia, sudah cukup untuk menjadi pemenang Pemilu atau jadi presiden terpilih,” papar Mahfuz.

Sementara dalam praktek konversi suara ke kursi, kata Mahfuz, 15,6 juta suara milik tujuh parpol yang gugur sejatinya dialihkan alokasi kursinya kepada parpol lain yang melampaui PT 4 persen 

Jika harga 1 kursi penuh dengan perhitungan Bilangan Pembagi Pemilih  (BPP) DPR RI misalnya 240.000 suara, maka dari 15,6 juta suara itu menghasilkan 16 kursi. 

“Jika dihitung bukan dari BPP penuh, misalnya 60 persen BPP, maka jumlah kursi yang dialihkan ke partai lain menjadi jauh lebih banyak dan itu baru perhitungan PT 4 persen, belum 5  persen,” ucapnya.

Diketahui, UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu menetapkan ambang batas parlemen untuk tingkat DPR sebesar 4 persen. Sementara, UU yang sama membebaskan semua parpol untuk ikut dalam penentuan kursi di DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota alias tanpa ambang batas.

Namun, dalam Pemilu 2024 direncanakan ambang batas parlemennya dinaikkan menjadi 5 persen.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.