UN Ditiadakan, JPPI: Penentuan Kelulusan Siswa Bisa Bersifat Partisipatif

oleh -29 views

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meniadakan ujian nasional (UN), ujian kesetaraan, dan ujian sekolah pada tahun ini.

Sehingga penentuan kelulusan siswa pada tahun ini diserahkan kepada penilaian pihak sekolah.

Menurut Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji langkah Kemendikbud ini tepat karena  memberikan ruang lokalitas dalam penilaian siswa.

“Saya setuju harus berbasis sekolah untuk menangkap keragaman dan lokalitas,” ujar Ubaid kepada Tribunnews.com, Jumat (5/2/2021).

Meski begitu, Ubaid meminra agar kompetensi tenaga pendidik yang memberikan nilai harus dilakukan penguatan.

Dirinya juga meminta agar bentuk evaluasinya dikembangkan scara beragam menyesuaikan minat, bakat, dan kompetensi siswa.

“Yang harus dievaluasi itu adalah semua aspek capaian kualitas pendidikan, jadi bukan hanya siswanya saja yang dievaluasi tapi juga gurunya, sarananya, dan proses pembelajarannya,” tutur Ubaid.

Baca juga: Nadiem Rajin Ngurusi Seragam Sekolah, Tetapi Nol Visi Pendidikan

Ubaid juga meminta agar proses penilaiannya dibuat lebih partisipatif. Langkah ini, menurut Ubaid, perlu dilakukan agar penilaian dilakukan secara transparan.

Cara ini, menurut Ubaid, dapat menghilangkan potensi “main mata” antara pihak sekolah dan siswa dalam proses penentuan kelulusan.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.