Viral Stiker Helm Khusus Ojol Tunarungu, Pencetusnya Harap Penumpang Tak Lagi Sungkan Berkomunikasi

oleh -20 views

TRIBUNNEWS.COM – Cerita penumpang bertemu dengan driver ojek online (ojol) seorang penyandang disabilitas tunarungu, viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Pertama kali cerita itu diunggah pada akun Twitter, @ratrichibi, Kamis (22/4/2021).

Dalam cuitan itu, sang driver memakai stiker helm untuk memudahkan komunikasi dengan penumpang jika ingin berbelok jalan.

Saya Tunarungu, Mohon Kerjasamanya. 20 meter sebelum belok, tepuk pundak saya.

Belok kanan = tepuk pundak kanan, belok kiri = tepuk pundak kiri, berhenti = tepuk keduanya,” tulisan stiker helm itu.

Baca juga: Tak Komentari Soal Viralnya Babi Ngepet, Maia Estianty Singgung Kisah Anjing Ashabul Kahfi

Saat dikonfirmasi Tribunnews, ternyata pencetus awal ide stiker ini juga merupakan driver ojol tunarungu bernama Muhammad Rustam atau disapa Rustam.

Rustam sudah berprofesi sebagai driver selama dua tahun di kawasan Jabodetabek.

Hingga saat ini, idenya ini dipakai oleh rekan-rekan ojol lainnya yang juga penyandang tunarungu.

“Teman-teman mau bikin stiker monggo, selama itu bisa ngasih manfaat. Aku masih izin untuk ambil ide aku,” ucap Rustam sata dihubungi Tribunnews, Selasa (27/4/2021).

Berikut cerita di balik stiker helm khusus ojek online (ojol) tunarungu yang viral, awalnya hanya pakai kertas biasa.
Berikut cerita di balik stiker helm khusus ojek online (ojol) tunarungu yang viral, awalnya hanya pakai kertas biasa. (Istimewa, Tangkapan Layar Instagram @muh_rustam25)

Baca juga: Tidak Serakah, Wanita Ini Viral karena Menolak Takjil Gratis dengan Sopan: Sudah Banyak, Makasih Ya

Kata Rustam, rekan ojol tunarungu lainnya merasa sangat terbantu dengan idenya ini.

Source

Tentang Penulis: Redaksi 0307

Gambar Gravatar
A Technical Content Writer at tribun.anasibrahim.com, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. Anas is eager to help people to improve their business on the internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *